Sensasi Berkendara Di Atas Honda CRF 150L

Assalamu’alaikum guys..

Kemarin hari Sabtu (09/12) Isalblogger bersama dengan teman-teman blogger dan vlogger mendapat kesempatan nyicipin kayak gimana sih rasanya ngendarain Honda CRF 150L ini. Ditambah trek off-road yang cukup menantang menunggu kami memacu adrenalin di atasnya. So, bagaimana feeling berkendara di atas CRF 150L? Berikut beberapa impresi singkat yang Isalblogger dapatkan.

Bagi penulis, ini pertama kalinya penulis menaiki/mengendarai motor trail/off-road. Posisi ergonomi santai namun kaki tetap terasa jinjit meski Isalblogger memakai sepatu khusus pembalap off-road. Awalnya agak grogi ketika mau parkir CRF 150L, namun udah agak terbiasa karena torsinya yang galak dan bobotnya yang enteng. Tapi ini belum apa-apanya karena hal yang cukup menegangkan menunggu di trek.

Benar saja, begitu melihat trek off-road yang sempit dan banyak gelombang hingga turunan curam bikin jantung deg-deg ser. Dengan kondisi kayak gitu, Isalblogger berusaha beradaptasi hingga tanpa sadar tubuh jadi terasa lelah. Sebagaimana yang dikatakan sang instruktur safety riding Honda sebelum test ride, berkendara di trek off-road itu cukup melelahkan, jadi maksimal putaran/lap untuk test cukup 2 kali, jika gak kat cukup sekali.

Namun, torsi dan manuver CRF 150L yang ringan membuat Isalblogger cukup pede-lah melibas trek-trek menegangkan yang tersedia di daerah Pagedangan, Serpong, Tangerang ini. Untuk trek seperti ini, maksimal gear yang bisa penulis raih cuma sampai gear 3, dan paling sering bermain di gear 2 di mana torsi tetap galak di area itu. Belum lagi kontur ban tahu yang fungsional sekali untuk blusukan, menambah pede untuk menikung atau menanjak di trek yang basah. Juga suspensinya memang super empuk dan kuat bisa memacu adrenalin untuk flying jumping di trek bergelombang tinggi.

 

So, penulis kira jika dibawa ke jalanan Jakarta dan sekitarnya yang terkenal banyak berlubang atau tidak rata, CRF 150L ini sangat cocok untuk harian. Di samping itu desainnya yang keren membuat pengendara pede berkendara di atasnya. Cuma sayangnya, knalpot agak kurang gahar dan “berisik” bagi sebuah motor dual-purpose. Tapi overall, di atas kertas Honda CRF 150L memiliki performa dan kualitas lebih dari kompetitor. Mungkin aslinya bisa dibuktikan dari review para konsumen yang sudah memilikinya nanti. Semoga manfaat.

Wassalam

(isal)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.