Nyicipin Suzuki GSX-S150, Enteng dan Galak Torsinya

Assalamu’alaikum guys…

Sewaktu di acara perilisan Suzuki GSX-R150 dan S150 di Cilandak Town Square (Citos) lalu, penulis sempat merasakan impresi berkendara di atas GSX-R150 dan S150. Bagaimana feeling berkendaranya? Cekidot guys..

DSC_0146.jpg

Ketika penulis sambangi area test ride Suzuki di pelataran parkir outdoor Citos, baru tersedia dua unit GSX-S150. Yang R150 masih di exhibition dalam proses pemotretan dengan brand ambasador Suzuki. Ya udah, gak pake pikir-pikir lagi, penulis langsung registrasi dan ambil sarung tangan dan helm yang disediakan panitia test ride Suzuki. Tidak lupa juga penulis mendapatkan stiker gratis Suzuki. Setelah ngantri sebentar, penulis langsung nyemplak di atas Suzuki GSX-S150.

DSC_0147.jpg

Kesan pertama ketika duduk di atas GSX-S150, motor ini tidak terlalu tinggi bagi penulis dengan tinggi 170cm ini. Bobotnya ketika digoyang ke kanan dan kiri cukup enteng. Ergonomi riding menganut sport turing, ya seperti New Vixion dan CB150R kira-kira. Dashboard view terasa enak dilihat, spidometer digital dengan lekukan tangki dan shroud yang terlihat apik.

DSC_0134.jpg

Starter pun ditekan dan khas Suzuki superbike starter yang sekali tekan langsung hidup. Suara knalpot dengan dua lubang di moncong knalpot memberikan suara renyah khas sport 150cc satu silinder namun tidak halus jadi terkesan gahar bila digeber. Kemudian coba jalankan, masuk gear 1, hentakan torsinya galak dan mentul-mentul jika digeber spontan. Masuk ke gear 2, kecepatan meningkat dan feeling torsi jadi lebih lunak dan halus meski agak mentul-mentul juga. Sayang penulis tidak sempat merasakan feeling berkendara di gear 3, dikarenakan area test rida yang terbatas. So, penulis hanya merasakan sensasi gear 1 dan 2 serta manuver meliuk-liuk melewati traffic cone/cone pembatas. Memang GSX-S150 ini benar-benar ringan, lebih ringan dari kompetitornya malahan. Padahal material plastik body dan tangki metalnya cukup bagus dan tebal.

DSC_0131.jpg

Meski terasa ringan, tapi kelihatannya GSX-S150 cukup anteb dibawa kencang. Dikarenakan ukuran ban yang cukup besar, mendukung manuver GSX-S150 lebih mantab dan tidak limbung di kecepatan tinggi. Stang sport turingnya cukup nyaman dan tidak cepat lelah bila dipakai harian atau turing. Jok pengendara cukup empuk. Dan remnya sangat pakem depan belakang (terutama bagian depan).

DSC_0133.jpg

Kesimpulannya bagi penulis, GSX-S150 is so worth it untuk biker yang suka motor naked harian atau turing. Juga bagi yang ingin mencari alternatif motor naked yang lain, banyak fitur namun harga terjangkau, ya memang di GSX-S150 inilah hal itu tersedia. Apalagi menurut teman-teman yang pernah coba GSX-R150, karakter GSX-S150 sama dengan versi sport fairingnya. Benarkah? Penulis juga belum cobain yang sport fairing..hehe. Jadi, untuk sensasi fairing bike (GSX-R150) akan penulis ulas di artikel test ride motor Suzuki selanjutnya. Semoga manfaat.

Wassalam

(isal)

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Test Ride Suzuki GSX-R150 (part 1) – Isalblogger
  2. Ini Dia Sketsa Analisa Sport Fairing 250cc Suzuki Jika Berbeda Dengan Model Di Cina | Isalblogger

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.