Mitsubishi Motors Plant Tour – Pengalaman Pertama Kalinya Ke Salah Satu Pabrik Mobil Jepang Ternama Di Dunia

Mitsubishi Motors Plant Tour

Assalamu’alaikum guys.. pada hari Rabu, 7 Februari yang lalu, Isalblogger bersama kawan-kawan blogger dari berbagai bidang mendapat kesempatan untuk mengunjungi salah satu pabrik mobil Jepang ternama di dunia, Mitsubishi Motors Indonesia. Mitsubishi Motors Plant Tour  ini dipelopori oleh Kompas.com.

Berangkat dari Gedung Bentara Budaya Jakarta, tim Kompas.com memboyong para blogger dengan bus menuju restoran seafood di Lippo Cikarang untuk brunch (breakfast – lunch), sarapan pagi sekaligus makan siang. Karena memang situasi jalan tol Bekasi yang macet panjang bikin waktu banyak tersita di perjalanan hingga hampir siang.

Sembari brunch, kami para blogger dibriefing oleh tim Kompas.com tentang rules mengunjungi pabrik Mitsubishi Motors Indonesia. Intinya dari rules itu kami hanya bisa meliput kondisi dan situasi pabrik hanya berbekal buku catatan dan pulpen. Peralatan kamera, handphone, action cam bahkan tas harus ditinggalkan/dititipkan ke tim Kompas.com. Sisanya rules tentang pembuatan artikel plant tour itu sendiri yang sudah ditentukan oleh tim Kompas.com.

 

Kemudian setelah sholat zhuhur, para blogger melanjutkan perjalanan ke inti acara, ke pabrik Mitsubishi Motors Indonesia di kawasan Kota Deltamas, Cikarang. Meski dulu sering main/kopdar di Kota Deltamas, Isalblogger baru tau kalo di kawasan Deltamas bagian selatan ternyata penuh dengan pabrik-pabrik otomotif, tekstil, dll. Tak lama kemudian, sampailah kami para blogger ke headquarter Mitsubishi Motors Indonesia.

Kesan pertama memandang pabriknya dari luar memang sangat luas dan bersih sekali. Lalu dihantarkannya kami oleh tim panitia di Mitsubishi Motors ke ruang conference room. Di dalam sana ternyata sudah hadir orang-orang dari komunitas mobil Mitsubishi, tim Rifat Drive Labs, media, dan tentunya para pejabat teras Mitsubishi Motors Indonesia itu sendiri.

Sambutan dari Mr. Kondo

Acara conference diawali dengan sambutan dari Mr. Kondo, Direktur Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (MMKI). Tema kunjungan Mitsubishi Motors Plant Tour kali ini sebenarnya untuk lebih memperkenalkan lebih dekat tentang Mitsubishi Xpander mulai dari konsep desain, produksinya hingga impresi berkendaranya melalui ajang test drive. Untuk Xpander sendiri, perlu diketahui bahwa unit MPV kebanggaan Mitsubishi ini telah dipesan sebanyak 50.000 penginden. Maka itu untuk sekarang ini jumlah produksinya ditargetkan 80.000 per tahun. Dan terus ditingkatkan hingga 160.000 per tahun karena memang permintaan terhadap Mitsubishi Xpander sangat banyak tidak hanya di Indonesia namun juga di Filipina, Thailand dll. Kenapa begitu?

Pertama, desain Mitsubishi Xpander memang lain dari pada yang lain. Jika dilihat dari depan, desain grillnya memang unik dan sangar. Di mana lampu LED DRL di bagian atas terkesan sebagai lampu utama. Padahal lampu utama ada di bagian bemper bawah yang didesain cukup tinggi dan gagah. Lalu di bagian bawah ada fog lamp. Kemudian untuk lampu belakang atau stoplamp memiliki desain yang keren, dengan berlabur smoke style dan LED. Belum lagi desain bodinya yang panjang dan gagah membuat penampilannya memang lebih berbeda dari para kompetitornya.

 

Kedua, dengan harga yang cukup kompetitif, konsumen bisa mendapatkan seri Xpander Ultimate dengan kelengkapan fitur yang belum tentu ada di MPV lainnya. Terutama di slot penyimpanan barang-barang yang cukup luas dan banyak di berbagai sudut interior Xpander. Juga untuk slot USB charge di berbagai sisi (tidak hanya di depan) jadi tidak perlu repot-repot untuk charging hp ke dashboard depan. Juga berbagai fitur-fitur lain pendukungnya yang bisa sobat driver lihat di mbah Google.

Rifat Sungkar menjelaskan profil dan kelebihan dari Mitsubishi Xpander

Ketiga, dengan dipandu oleh Rifat Sungkar, dia menjelaskan MPV bermesin 1500cc DOHC MIVEC ini memiliki suspensi yang nyaman dan stabil di tikungan. Karena konstruksi suspensinya mengadopsi teknologi suspensi Mitsubishi Lancer Evo X. Apakah benar? Hal itu baru kebukti di sesi test drive Xpander.

Setelah kata sambutan, penjelasan tentang Mitsubishi Xpander dan kapasitas pabriknya yang baru memproduksi Xpander dan Pajero Sport (ke depannya L300 akan diproduksi), para blogger akhirnya diangkut dengan bus menuju ke pabrik welding Xpander. Di sana sejauh yang penulis lihat, pengepressan bodi Xpander sudah menggunakan robot yang ukurannya sebesar satu rumah sederhana. Kemudian ke bagian ruang pengelasan, yang juga 99% menggunakan robot. Perlu diketahui pengerjaan welding tersebut memakan waktu 150 second per item. Dalam sehari bisa menghasilkan 176 bodi Xpander sudah siap rakit.

Para blogger digiring ke pabrik welding milik Mitsubishi

 

 

 

 

Mitsubishi Motors Plant Tour dilanjutkan kembali ke pabrik assembling atau perakitan. Oya, lalu lintas part bodi dll dari pabrik welding ke pabrik assembling dan seterusnya dilakukan secara tertutup di mana bangunan yang seperti jembatan penyeberangan part-part ditutup  oleh tembok bermaterial metal. Di pabrik perakitan, Isalblogger melihat hanya satu robot yang beroperasi di dalamnya, yaitu untuk memasang kaca mobil. Sisanya 99% Xpander dirakit oleh manusia. Well, bisa jadi di sinilah waktu produksi banyak tersita karena pengerjaan masih manual. Lalu nyambung ke bagian final quality check di mana Xpander sudah jadi dan dilakukan pengecekan kualitas terakhir apakah mobil Xpander sudah layak diteruskan ke gudang MMKSI (bagian Salesnya) atau tidak.

Menyimak penjelasan dari tim plant tour Mitsubishi di pabrik assembling

 

 

 

 

 

 

Sebenarnya sebelum pabrik assembling, kami para blogger seharusnya masuk ke pabrik painting (pengecatan bodi). Namun karena kondisi di dalam pabrik yang belum safety untuk dikunjungi, maka diskip bagian pengecatan. Oke, tour dilanjutkan ke sesi acara terakhir, test drive Mitsubishi Xpander. Dalam perjalanan ke sana, penulis dan teman-teman blogger dibuat takjub dengan pemandangan ribuan mobil Xpander dan Pajero Sport di MMKSI. Benar-benar pengalaman pertama yang mengesankan melihat pabrik mobil di mana mobil-mobil hasil produksi mengelilinginya.

And then, di sesi arena test ride yang didesain oleh Rifat Drive Labs, kami baru benar-benar merasakan impresi secara nyata berkendara ataupun hanya duduk sebagai penumpang di dalam Mitsubishi Xpander. Rem ABSnya memang superb sekali, di bagian itu terasa 2 kali brake grip jadi mobil tetap terkendali di kondisi rem mendadak.

Merasakan sensasi rem ABS Mitsubishi Xpander yang sangat safety

Lalu ke bagian kontur jalanan tak rata, suspensi Xpander memang nyaman dan empuk.

Suspensinya memang empuk di jalan tidak rata

Dan yang terakhir adalah menguji kestabilan manuver Xpander. Seperti yang dikatakan Rifat Sungkar, manuver belok dari Xpander memang menakjubkan dan stabil. Terasa sekali ketika melakukan manuver putar balik dengan sudut cukup sempit. Mantaabbss..

Handlingnya jempolan berkat teknologi suspensi yang sama dengan suspensi sportcar ternamanya Mitsubishi, Lancer Evo X

 

 

 

So, dengan desain unik dan keren, fitur yang melimpah, serta harganya yang kompetitif (termahalnya di tipe Ultimate seharga 248 jutaan dan termurahnya di tipe GLX seharga 192 jutaan – bisa dicek di sini), pantaslah Xpander banyak diminati oleh keluarga Indonesia. Jadi gak berlebihan kalo Mitsubishi menyematkan motto untuk produk Xpandernya: Your Next Generation MPV. Semoga manfaat guys..

Wassalam

(isal)

Baca juga.. Koenigsegg Agera Concept

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.