Asyiknya Fun Touring AHM – Blogger/Vlogger 2018 Ke Tanjung Lesung

Fun Touring Tanjung Lesung

Assalamu’alaikum guys..

Tol ke Serang
Tol ke Serang

Tepat dari hari Sabtu (09/04) kemarin, Isalblogger bersama kawan-kawan blogger & vlogger melakukan “turing berjamaah” bersama tim HC3 AHM, Main Dealer Wahana Honda & Main Dealer MSK Honda Serang ke Tanjung Lesung, Banten. Perjalanan ke Serang, Banten-nya dimulai hari Jum’atnya. Setibanya di Serang, para blogger-vlogger menginap di hotel Le Dian dan menikmati santapan malam di rumah makan sate Pak Saleh. Besoknya kami dihantarkan ke main dealer MSK Honda Serang untuk briefing dan memulai turing dari sana. Unit-unit motor untuk turing sudah disediakan dealer MSK.

Makan di Rumah Makan Sate Pak Saleh
Makan di Rumah Makan Sate Pak Saleh

Sebenarnya event ini adalah Fun Touring menuju Tanjung Lesung yang diselenggarakan AHM untuk lebih menjalin silaturahmi nan kental dengan blogger & vlogger. Fun Touring ini juga bisa dimanfaatkan bagi para blogger/vlogger yang belum mencoba secara penuh motor-motor besutan AHM, terkhusus New Honda PCX. Beberapa unit iring-iringan turing juga disiapkan HC3 AHM seperti mobil biasa, ambulans, mobil logistik makanan & mobil service AHASS.

Pengalaman Pertama

Blogger-vlogger di Main Dealer MSK Honda Banten
Blogger-vlogger di Main Dealer MSK Honda Banten

Nah, bagi penulis sendiri ini adalah pengalaman pertama turing mengendarai Honda CBR250RR bersama tim AHM dan Main Dealer Wahana + MSK Banten. Makanya jadi kesempatan berharga untuk merasakan bagaimana turing jauh mengendarai motor full sport 250cc kebanggaan AHM tersebut. Sebenarnya dahulu Isalblogger pernah mereview harian sensasi berkendara di atas Honda CBR250RR di artikel lampau. Jadi tidak terlalu kaget atau kaku kalo pun harus turing nunduk ria bersama sang RR. Yang pasti bagian pinggang belakang terasa ngilu dan pegal-pegal. Yah, resiko mengendarai motor nungging racy guys..

Alhamdulillah, dari tim MSK Honda Banten menyiapkan check point untuk melepas lelah dan pegal agar bisa turing kembali dalam kondisi prima. Karena keseringan berhenti untuk makan/minum ini, durasi turing ke Tanjung jadi agak lama yang seharusnya bisa 3-4 jam jadi sekitar 5 jam lebih waktu yang ditempuh. Trek jalur ke Tanjung Lesung sendiri sebenarnya gak terlalu mulus-mulus amat. Di samping trafficnya yang ramai, jalanannya juga banyak ditemui lubang-lubang besar kecil dan tambalan di sana-sini. Untung shock USD CBR250RR yang terasa empuk gak jadi beban bagi penulis untuk melahap kontur jalanan tidak rata.

Tiba Di Tanjung Lesung

Perjalanan turing dibantu juga dari rekan-rekan komunitas HMPCI, di mana Kang Robert dkk bertindak sebagai road captain dan sweaper. Jadi tetap terasa lancar dan aman hingga akhirnya kami tiba di Resort Tanjung Lesung dengan selamat. Suasana Pantai Tanjung Lesung saat itu tidak terlalu ramai, jadi cukup enak dan santai untuk menikmati keindahannya. Ditambah lagi villa/cottage di sana menawarkan private pool (kolam renang pribadi), jadi melengkapi keseruan kami untuk sekedar melepas lelah sehabis turing. Di lingkungan resort juga tersedia mobil gocar untuk transportasi bagi wisatawan yang mau ke rumah makan yang agak jauh dari villa atau hanya sekedar keliling resort. Di sisi cekungan pantai yang menghadap ke utara tersedia dermaga di mana viewnya cukup indah pas sunrise. Di dekat dermaga inilah ada area Beach Club tempat para keluarga bersenang-senang di pantai atau naik speed boat menuju Pulau Ujung Kulon.

Well, bagi sobat biker yang mau dan belum tahu jalur ke Tanjung Lesung, hafalin aja treknya dari kota Serang menuju Baros, Pandeglang, Mengger, Saketi, Menes, Labuan, Panimbang dan Tanjung Lesung. Yang penting harus sabar-sabar melewati pasar-pasar yang ramai di jalur-jalur tersebut. Juga harap berhati-hati jika ketemu bus Murni Jaya dan Asli Prima karena manuver bus-bus ini banyak memakan korban, terutama pengendara roda dua. Menurut info dari rekan-rekan HMPCI, turing ke Tanjung Lesung lebih enak malam karena lalu lintas lumayan sepi. Untuk perjalanan pulang ke arah Serang, sobat biker juga bisa melewati jalur alternatif lain via Mandalawangi yang banyak jalan menanjak dan berliku-liku. Oke, semoga manfaat, guys..

Wassalam

(isal)

Baca juga:

Asyiknya Impresi Mengendarai Honda CBR250RR ABS Dengan Riding Mode

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.